Batik'An - Produk Lokal Hasil Duet Maut Ibu dan Anak Perempuannya


Berawal dari duo maut ibu dan anak wanita nya yang memiliki kecintaan akan seni batik yang sama, maka tercetuslah sebuah produk baru yang hadir di tengah kita, produk lokal asli Indonesia: Batik'An.

"Awalnya dari mama saya dan saya yang sangat suka batik dan kain tenun indonesia, walaupun kami tidak expert sampai hafal motif-motif batik dan filosofi dibaliknya tapi banyak dari baju kami yang bahannya batik dan tenun. Tapi kemudian kami bosan, memakai batik hanya sebagai baju dan paling unik dipakai tas. Lagipula kalau kami menjahit kain batik menjadi baju, ternyata masih banyak kain sisanya yang sayang kalau dibuang" begitu ujar Anna ketika ditanya mengenai asal mula usaha Batik'An tercetus.

Ibunda Anna juga mendapatkan pelatihan membuat kalung dari kain di YPAC ( Yayasan Pendidikan Anak Cacat ) disaat dimana adik dari Anna terkena Cerebral Palsy dan bersekolah di YPAC.
Namun pada saat pelatihan diajarkan metode dasar saja, lalu ilmu selanjutnya didapatkan dari belajar sendiri melalui media internet.
Hasil dari belajar sana sini itulah, ide membuat kalung batik dari kain batik sisa jahitan baju tadi muncul, produknya semula dipakai sendiri lalu perlahan banyak keluarga dan teman yang memesan.



Asal mula nama Batik'An adalah singkatan dari nama Anna, juga kadang 'batikan' sering dikonotasikan dengan dress code batik. Dirasa cocok dengan nama itu juga karena mudah diingat orang.

Produk Batik'An

Semua produk dibuat dengan tangan tanpa bantuan mesin, kain dan manik-manik yang akan dijahit dan dirangkai semua serba manual. 
Bahan utama nya tentunya adalah  kain batik dan kain tenun, ditambah manik batu dan manik logam atau hiasan yang sesuai.
Produk Batik'An yang paling banyak dibuat adalah kalung, gelang, bros, dan bandana anak.
Pesanan pembuatan secara based on order juga bisa mengikuti keinginan pelanggan.



Must Have Item

Produk Batik'An dibuat secara limited edition alias tidak akan sama dan tidak pasaran, walaupun kadang menggunakan kain yang sama namun model nya pasti berbeda, sehingga exclusivitas produk tetap terjaga.


Cara Membeli Batik'An

Instagram : @batikan_annabarkey
wa/line: +628113338804
email: barkey_17anna@yahoo.com
web: qlapa.com/batikan

Living On A Prairie by LIME CRIME



Dan Lime Crime pun hadir dengan warna-warna liquid lipstick terbaru mereka yang diberi nama Living on A Prairie. 

Walaupun Lime Crime kerap kali dijadikan bahan pembicaraan diantara para fashionista karena katanya banyak scandal issue yang dilakukan oleh Doe Deere, founder Lime Crime, tapi saya pribadi yang adalah juga pengguna lipstik ini sangat menyukai kontur lipstik cair yang dihadirkan oleh Lime Crime, alasan suka pertama karena pilihan warna nya yang beragam, untuk nude saja bisa macam-macam gradasinya, begitu juga warna merah, dan alasan berikutnya adalah karena daya tahan lipstik ini di bibir tanpa terasa berat saat menggunakannya.

Living on A Prairie menghadirkan koleksi warna dengan nama : Rustic, Prairie, Thistle, Wisteria, dan Saddle. 
RUSTIC : Inspired by the luxurious texture of rose petals,

PRAIRIE : a dusky nude hue

THISTLE : a grungy grey-blue hue

WISTERIA : a dusty lilac hue

SADDLE :  in a rusty brown hue

Kalau dilihat sepintas sepertinya saya akan menjatuhkan pilihan untuk membeli RUSTIC & PRAIRIE karena warna merah Lime Crime tidak pernah mengecawakan seperti warna terdulunya yang diberi nama RIOT.

Harga lipstik Velvetines Living on A Prairie ini adalah USD 20 per lipstik atau USD 75 untuk semua koleksi Living on A Prairie, lumayan ya diskon USD25 jadinya kalau beli semu warnanya. 

Bagaimana dengan kamu? Suka warna apa kira-kira? 


Trend Pompom Sandals


Pompom sandals are officially a trend this summer. Setelah tahun lalu gladiator sandal kembali hadir menjadi trend, dan tahun ini sentuhan bohemian berupa pompom sandals melengkapi gaya penuh fun pada bulan panas tahun ini. 

Pompom tidak hanya hadir pada sandal namun juga sepatu stileto, heeled sandals, wedges dan lainnya. Pompom sandal ini cocok sekali digunakan dengan short pants dan atasan off shoulder, so bohemian looks, full of fun ! 

Would you wear pompom sandals this summer ?

Garuda Indonesia - World’s Best Cabin Staff 2016



Maskapai nasional Garuda Indonesia baru-baru ini kembali dianugerahi penghargaan sebagai awak kabin terbaik di dunia tahun 2016. Tentunya penilaian yang diberikan bukan main-main karena setiap aspek pelayanan seperti perhatian yang diberikan oleh awak kabin sampai dengan keramahan mereka menjadi pertimbangannya.

Penghargaan tersebut memang patut diberi jempol tinggi-tinggi, maskapai domestik di Indonesia lainnya sepertinya memang belum ada yang bisa diberikan posisi sejajar dengan Garuda Indonesia. Bahkan perjalanan saya dari Amsterdam tanpa transit menuju Jakarta adalah perjalanan paling menyenangkan selama hampir 9 tahun ritual mudik saya ke Indonesia. 
Selain penghargaan tersebut, Garuda Indonesia juga menduduki peringkat ke 11 maskapai terbaik dunia.

Bukan saja Garuda Indonesia, beberapa maskapai lainnya juga mendapatkan penghargaan bergengsi dari World Airline Awards ini. 

Berikut daftar lengkap yang diambil dari situs www.worldairlineawards.com :

World's Best Cabin Staff
1. Garuda Indonesia
2. ANA All Nippon Airways
3. Singapore Airlines
4. Thai Airways
5. EVA Air
6. Qatar Airways
7. Hainan Airlines
8. Cathay Pacific
9. Asiana Airlines
10. Emirates
 
The World's Top 20 Airlines 2016

1. Emirates                       (2015 posisi 5)
2. Qatar Airways              (2015 posisi 1)
3. Singapore Airlines       (2015 posisi 2)
4. Cathay Pacific              (2015 posisi 3)
5. ANAs                           (2015 posisi 7)
6. Etihad Airways            (2015 posisi 6)
7. Turkish Airlines           (2015 posisi 4)
8. EVA Air                        (2015 posisi 9)
9. Qantas Airways            (2015 posisi 10)
10. Lufthansa                   (2015 posisi 12)
11. Garuda Indonesia       (2015 posisi 8)
12. Hainan Airlines          (2015 posisi 22)
13. Thai Airways              (2015 posisi 19)
14. Air France                   (2015 posisi 15)
15. Swiss Int'l Air Lines   (2015 posisi 14)
16. Asiana Airlines           (2015 posisi 11)
17. Air New Zealand        (2015 posisi 17)
18. Virgin Australia          (2015 posisi 16)
19. Austrian                      (2015 posisi 13)
20. Bangkok Airways       (2015 posisi 23)
 
The Best Airlines in Asia
1. Singapore Airlines
2. Cathay Pacific
3. ANA All Nippon Airways
4. EVA Air
5. Garuda Indonesia
6. Hainan Airlines
7. Thai Airways
8. Asiana Airlines
9. Bangkok Airways
10. Japan Airlines

Les Parfums Louis Vuitton

via


Sebagai salah satu merek high end, rasanya hampir susah dipercaya jika Louis Vuitton sebenarnya tidak pernah mengeluarkan koleksi parfum lagi sejak 70 tahun yang lalu, dimana biasanya hampir setiap season para pebisnis fashion selalu menampilkan koleksi parfum terbaru mereka. 

Les Parfums Louis Vuitton - A journey that begins on bare skin, sekiranya akan hadir untuk para pencinta merek ini di akhir bulan September 2016 mendatang. 

Master parfum Jacques Cavallier Belletrud, yang berasal dari Grasse, the world capital of perfume , menghabiskan waktu melakukan perjalanan untuk mencari inspirasi dan membawa pulang aroma dari tempat-tempat eksotis, sampai kelak hadirnya: Les Parfums Louis Vuitton: Perjalanan Emosi.

Bulbul Gift Shop Yogyakarta




Menggambar adalah hobi yang baru ditekuni Sinta Carolina sejak 2013 lalu ketika Ia mulai jenuh bekerja kantoran. Hobi inilah yang akhirnya melahirkan produk-produk unik dengan gambar doodle sebagai ciri khasnya. Bulbul Gift Shop membuka pop up store pertamanya ketika Sinta diminta berpameran tunggal pada bulan April 2014 di sebuah galeri di Yogyakarta. Dunia seni yang baru dimasukinya ini ternyata membuatnya jatuh hati dan Ia pun menemukan jatidiri yang selama ini dicarinya.

Sejak saat itulah Sinta memutuskan untuk meninggalkan kerja kantoran untuk lebih fokus berkarya di dunia seni sebagai ilustrator dengan membuat drawing dan doodle serta mengurus dan membesarkan ‘bayi’ Bulbul bekerjasama dengan Pulung, sang suami tercinta yang juga menjadi salah satu ilustrator dan desainer grafis di Bulbul. Pilihan ini ternyata tidak salah. Bulbul mulai sering diundang untuk mengikuti event- event arts and crafts di Yogyakarta, seperti Kioskaos di Galeri Kedai Kebun Forum, Festival Kesenian Yogyakarta, Pasar Buah Tangan, Pop Up Store #3 Genetika Concept Store, Merchandise Store di Biennale Jogja XIII dan lain-lain.

Produk-produk Bulbul Gift Shop merupakan produk handmade merchandise artist yang dibuat dengan gambar tangan lalu diterapkan di kain kanvas dan belacu dengan teknik sablon dan dijual dengan jumlah terbatas sehingga eksklusivitasnya terjaga. Setiap produk dibuat dengan jumlah maksimal 24 buah untuk tiap jenisnya. Ini karena Sinta seorang yang gampang bosan, sehingga Ia ingin selalu menghasilkan gambar yang baru untuk diterapkan pada produk yang baru. Kalaupun ada permintaan untuk membuat ulang, Sinta akan membuatnya dengan warna yang lain sehingga akan tetap ada hal yang baru dari produk itu. Gambar yang dibuat pun berasal dari beragam tema, mulai dari bunga-bunga, hewan, benda-benda kesukaan sampai dengan makanan. Bermacam produk telah dihasilkan seperti aneka totebag, sling bag, pouch, postcard, pencil case, pillow case, coaster, clutch, keychain sampai coin purse.






Produk yang paling disukai Sinta dan menjadi salah satu must have item adalah tote bag biru tosca bergambar doodle tanaman dan burung-burung, yang sangat diminati dan menjadi best seller item.

Must have items lainnya adalah pencil case unik bergambar jajanan pasar, yang dibuat karena kecintaan Sinta pada food and heritage.

Bagaimana mendapatkan produk-produk Bulbul ? Produk Bulbul bisa dilihat di akun Instagram @sintacarolina, 
Facebook Fan Page Bulbul Gift Shop 
atau kontak Sinta di e-mailcarolkarim@gmail.com 
dan WhatsApp +628164229112. 
Untuk Offline Store, bisa datang ke Bulbul GiftShop and Home Studio di Jl. Kaliurang km 6,1 no. 50, Sleman, Yogyakarta (by appointment only).

KATA Indonesia




Beginning from friendship and same tastes for clothes, Astri and Fadila started their business in end of 2015. Astri , running food business as well (@ nikufoods.red),  has  the view that consumers should feel something worth buying as an art. Their meeting with Reza,  having experienced clothing vendor in Singapore and being coincidently Fadila' brother-in-law, seems like opening their business way getting easier. The three finally agreed to open designed-clean-cut clothing business. It is conveniently applied but has care in every detail of the clothes.

Why KATA?

The name KATA did not merely come right away when they started the business. KATA appears to have two mother of languages, Indonesian and Japanese. KATA in Indonesian is an element of spoken or written language that embodies a feeling and thoughts that can be used in communicating, whereas in Japanese KATA (型 or 形 literally: "form"), are detailed choreographed patterns of movements practiced either solo or in pairs. However, the both has meaning that KATA is an early form, a first element, a foundation.

The designs and products of KATA.











The products of KATA include tops, dresses, pants and outerwear. The first season is neutral, inspired by the bluish sea water and grayish cloudy sky. The selection of materials on each article, beautifully designed, simple and remains comfortable to wear in two only seasons in Indonesia. The atmosphere of Japanese culture is undeniable as one of the main inspirations from the products of KATA  for the first season. Packaging of KATA itself is recyclable drumstring bag. Thus, the products for all consumers have the impression and message of "not hasty" and also functional.

now, we still work on our second season.see you soon.

Visit the online display at https://www.instagram.com/kata.daily


To purchase our products, please choose one of the contacts below



Line : @iel0680e

Si Cantik dari MIAMIA GOODS



Pertama kali kami melihat produk miamia goods dari explore Instagram. Pada saat itu kita berdua langsung komentar "lucu banget" . 
Selama ini kita hanya tahu barang-barang pecah belah dari enamel yah dari dapur-dapur ibu atau nenek ternyata yang kita kira udah jadul banget, bisa menjadi sangat menarik. 
Selanjutnya bisa ditebak, kita kirim email ke pihak miamia Goods dan direspon dengan sangat baik. Untuk yang penasaran cerita mengenai Produk miamia Goods bisa terus membaca artikel ini.
  
* * *

MIAMIA GOODS digagas oleh Rona Narendra dan G. Prima Puspita Sari pada tahun 2012.
Konsep yang diusung adalah no limit for ideas yang berarti produk yang dihasilkan tidak bergantung kepada material tertentu tapi material menjadi hal berikut setelah munculnya ide dan kreatifitas.
Mia (italia) berarti kecil dan miamia kami artikan sendiri secara bebas dengan makna kecil-kecil merujuk kepada kegiatan pernak pernik berbagai macam ide dan barang (craft) yang kami rancang dan buat. 
Karena tidak tergantung dengan material tertentu, banyak hal kami eksplorasi mulai dari kain, kayu, logam dan apapun yang kami temukan. Bagi kami studio adalah laboratorium berkreasi untuk menyalurkan ide-ide.

Sejak 2013 miamia goods mengikuti berbagai event exhibition dengan berbagai macam craft design dan material. Sekitar bulan Agustus 2015 kami meluncurkan produk Enamel Art. Enamel Art adalah produk terbaru dari miamia goods yang merupakan pengembangan dari Mug Art yang diluncurkan dua tahun sebelumnya. Produk ini mengusung konsep manual drawing art on alternative mediadengan fokus utama pada unsur kreatifitas, keunikan dan originalitas. Media yang dipakai berupa enamelware. Sampai saat ini masih terbatas pada cup/cangkir, kemungkinan lain masih dalam tahap eksplorasi ketersediaan material.

Selama sekitar 9 bulan setelah diluncurkan untuk pertama kalinya, Enamel Art sudah kami buat lebih dari 1000 pcs dengan berbagai tema.





Bagaimana cara membeli produk MIAMIA GOODS?

katalog miamia goods dapat diakses melalui media daring facebook dan IG dengan ID miamia.goods.
Atau via whatsapp di: 08886817849